SMK WIRA UTAMA

Sekilas SMK WIRA UTAMA

AWAL PEMBENTUKAN SMK WIRA UTAMA

Kecamatan Nyalindung adalah salah satu daerah penyangga Kota Sukabumi. Secara administratif Kecamatan Nyalindung terbagi menjadi 10 Desa, setiap desa terdiri dari beberapa Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW). Kecamatan Nyalindung mempunyai 45 Dusun, 73 RW dan 300 RT. Dengan ibu kota kecamatan di Desa Nyalindung  yang kaya akan potensi, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Luas wilayah Kecamatan Nyalindung tercatat 10.448 Ha yang terdiri dari tanah sawah 2.359 Ha,  luas lahan bukan sawah 4.290,3 Ha; lahan bukan pertanian 3.798,7 Ha.

Sebagian besar wilayah desa yang ada di Kecamatan Nyalindung terletak di daerah dataran dan lereng /punggung bukit. Wilayah Desa Nyalindung terletak 25 kilometer dari Kota Madya Sukabumi, 97 kilometer dari Ibukota Kabupaten Sukabumi, 133 Kilometer dari Ibukota Propinsi Jawa Barat dan 161 Kilometer dari Ibukota Negara. Menurut BPS, jumlah penduduk Kecamatan Nyalindung pada tahun 2016 tercatat sebanyak 50.338 jiwa.

Desa Nyalindung merupakan desa yang menjadi ibu kota kecamatan kaya akan potensi, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia, bila dibandingkan dengan desa lain. Desa ini memiliki banyak tokoh agama, pendidik, maupun seniman/budayawan. Namun perkembangan Nyalindung dapat dikatakan lambat dibandingkan dengan kecamatan lain. Salah satu indikatornya adalah minimnya variasi sarana pendidikan setingkat SLTA.

Hingga tahun 2010, sarana pendidikan yang ada di Kecamatan Nyalindung menurut BPS, untuk pendidikan tingkat dasar ada 30 SD, pendidikan setingkat SLTP ada 3 SMP Negeri dan 5 MTs.  Pada pendidikan setingkat SLTA, baru ada 4 sekolah (1 sekolah umum dan 3 sekolah kejuruan agama), yaitu SMAN 1 Nyalindung , MA Bina Cendekia Cikawung, MA Miftahul Huda Buni Ayu dan MA Nur Rohman Bojongkalong. Terbatasnya pilihan pendidikan setingkat SLTA ini menyebabkan biaya tinggi apabila anak mau melanjutkan sekolah, karena mereka hanya akan mendapatkannya di kota Sukabumi.

Memperhatikan kondisi ini, H. Mursalim S.Pd. mantan Kepala UPTD Kecamatan Nyalindung, memprakarsai pembangunan sebuah sekolah kejuruan di  Kecamatan Nyalindung. Bersama dengan beberapa rekan yang peduli pada pendidikan, tepatnya pada tanggal 5 Juni, tahun 2012, Ia membentuk sebuah yayasan yang diberi nama Yayasan Pendidikan Terpadu Cemerlang (YADIPAC).

Yayasan Pendidikan Terpadu Cemerlang dibentuk dengan maksud dan tujuan dalam bidang sosial, kemanusiaan dan keagamaan. Salah satu kegiatan usaha di bidang sosial adalah pengadaan pendidikan formal dan non formal. Setelah berembug dengan para pengurus yayasan akhirnya didirikanlah sebuah sekolah menengah kejuruan (SMK) yang diberi nama SMK Wira Utama.

Pada Juni 2012, mulai dibuka pendaftaran siswa baru untuk tahun pelajaran 2012/2013. Bermodal keyakinan, keberanian dan kesungguhan dari pengurus yayasan dan civitas akademik, akhirnya di dapat 70 orang siswa. Menggunakan fasilitas bangunan rumah, ruang kantor dan ruang belajar milik pribadi H. Mursalim, S.Pd, berupa sebuah rumah, garasi  dan gudang, dimulailah kegiatan belajar mengajar SMK Wira Utama, yang terletak di  jalan Kebonkai, Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung. Lokasi yang tidak jauh dari pusat pemerintahan desa maupun kecamatan, serta terletak di jalur lalu lintas kendaraan umum, sehingga meringankan dan memudahkan bagi para peserta didik dan orang tua untuk berkunjung ke sekolah.

Lokasi yang strategis, serta kepercayaan dari para stake holder, meski melalui perjuangan yang panjang dan berat, akhirnya SMK Wira Utama berhasil membangun sarana dan prasarana pendidikan yang dibutuhkan.  Hampir setiap tahun SMK WIRA UTAMA mendapat bantuan sarana berupa bangunan (ruang belajar), disamping pihak yayasan sendiri mampu membangun 2 ruang belajar.

Selangkah demi selangkah tapi pasti, kehadiran SMK WIRA UTAMA dapat dirasakan dan dinikmati hasilnya oleh siswa dan orang tua siswa yang telah selesai mengikuti pendidikan. Sampai dengan Juni 2019 SMK Wira Utama telah meluluskan 5 angkatan dengan total sebanyak 328 siswa.  Warga masyarakat dapat menilai keberhasilan SMK WIRA UTAMA ini sesuai apa yang sering disampaikan oleh pencetusnya, yaitu H. Mursalim, S.Pd, bahwa kita membentuk sarana pendidikan/sekolah bukan hanya main-main dan asal-asalan, tapi untuk mencetak kader-kader yang handal, potensial dan professional.